Warga Desa Sumberagung Gelar Sedekah Bumi, Lestarikan Budaya dan Adat Leluhur

Tradisi tahunan Sedekah Bumi kembali digelar oleh warga Desa Sumberagung, Kecamatan Dander, pada Jumat pagi, 29 Agustus 2025. Bertempat di Balai Desa Sumberagung, acara berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dengan rangkaian kegiatan yang sarat makna budaya.
Rangkaian Kegiatan
- Kirab dua gunungan hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas limpahan rezeki dan kesuburan tanah.
- Slametan Sedekah Bumi yang dilaksanakan di Balai Desa sebagai doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan warga.
Jalur Kirab
Kirab dimulai dari Balai Desa Sumberagung menuju ke arah selatan sampai Loji Perhutani, lalu berbelok ke barat dan berakhir di halaman Bapak Bejo. Prosesi kirab diiringi oleh seni tradisional Oklik yang menambah khidmat dan semarak acara.
Peserta
Acara ini dihadiri oleh seluruh unsur desa, antara lain: Pemerintah Desa, BPD, Perhutani, RT/RW, Linmas, serta seluruh warga Desa Sumberagung.
Makna dan Tujuan
Menurut Kepala Desa Putoyo, Sedekah Bumi dilaksanakan untuk melestarikan budaya dan adat yang diwariskan nenek moyang, serta sebagai bentuk syukur dan doa bersama agar desa senantiasa diberi keselamatan dan kesejahteraan.
Selain aspek spiritual, kegiatan ini berfungsi sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan antarsesama warga dan menjaga kearifan lokal di tengah dinamika perkembangan zaman.




